ANAK SULTAN

Berita Utama

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Minggu, 15 Maret 2026

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol H Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq Imbau Masyarakat Patuhi Rekayasa One Way System

SUMBAR | Momentum mudik Lebaran selalu menghadirkan dinamika lalu lintas yang luar biasa di berbagai daerah, termasuk di Sumatera Barat yang memiliki jalur penghubung antar kota dengan karakteristik jalan yang menantang. Menyadari pentingnya kelancaran arus kendaraan serta keselamatan masyarakat, Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat Kombes Pol H Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H mengambil langkah strategis dengan menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau one way system di jalur utama Padang menuju Bukittinggi.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi besar pengamanan arus mudik yang dirancang oleh Dirlantas Polda Sumbar dalam rangka Operasi Ketupat 2026. Jalur Padang–Bukittinggi melalui Padang Panjang selama ini dikenal sebagai salah satu jalur paling padat ketika memasuki musim libur panjang maupun masa mudik Lebaran.

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol H Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq menjelaskan bahwa penerapan sistem satu arah merupakan langkah yang telah melalui perencanaan matang serta kajian teknis dari berbagai pihak. Tujuannya tidak hanya untuk mengurai kemacetan, tetapi juga untuk memberikan kenyamanan serta keamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman.

Menurut Kombes Pol H Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, rekayasa lalu lintas tersebut akan diberlakukan pada tanggal 19 hingga 20 Maret 2026 serta kembali diterapkan pada tanggal 22 hingga 24 Maret 2026. Penerapan ini difokuskan pada jalur strategis yang menjadi titik pertemuan arus kendaraan dari berbagai daerah.

Pada tahap pertama, kendaraan dari arah Kota Padang menuju Bukittinggi akan diarahkan melalui jalur Padang Panjang yang dimulai dari Exit Tol Sicincin menuju Simpang Padang Panjang hingga ke wilayah Bukittinggi. Rekayasa lalu lintas ini diberlakukan pada pukul 10.00 hingga 14.00 WIB.

Sementara itu, pada tahap berikutnya, arus kendaraan akan diatur dari arah Bukittinggi menuju Padang melalui jalur Padang Panjang hingga Exit Tol Sicincin yang diberlakukan pada pukul 14.00 hingga 18.00 WIB. Skema ini diharapkan mampu mengatur keseimbangan arus kendaraan dari dua arah secara bergantian.

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol H Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan bahwa keberhasilan pengaturan lalu lintas tidak hanya bergantung pada petugas di lapangan, tetapi juga pada kesadaran masyarakat sebagai pengguna jalan. Ia mengimbau agar seluruh pengendara mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas selama perjalanan.

Untuk mendukung pelaksanaan rekayasa lalu lintas tersebut, Polda Sumbar telah menyiapkan personel di sejumlah titik strategis sepanjang jalur Padang–Bukittinggi. Petugas akan melakukan pengaturan lalu lintas, memberikan informasi kepada pengendara, serta memastikan tidak terjadi pelanggaran yang dapat mengganggu kelancaran arus kendaraan.

Selain personel kepolisian, pengamanan juga melibatkan unsur Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, serta instansi terkait lainnya yang tergabung dalam Operasi Ketupat 2026. Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama masa mudik Lebaran.

Kombes Pol H Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq juga menekankan bahwa jalur Padang menuju Bukittinggi merupakan jalur vital yang tidak hanya digunakan oleh pemudik, tetapi juga oleh wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam Sumatera Barat. Oleh karena itu, pengaturan lalu lintas harus dilakukan secara optimal agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar.

Lebih dari sekadar rekayasa lalu lintas, langkah yang dilakukan oleh Dirlantas Polda Sumbar ini mencerminkan komitmen kuat kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Keberadaan petugas di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memastikan perjalanan masyarakat berlangsung tertib dan nyaman.

Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol H Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq berharap seluruh masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik dengan lebih aman, lancar, dan menyenangkan. Ia juga mengingatkan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama yang harus dijaga oleh setiap pengguna jalan.


Catatan Redaksi:

Rekayasa lalu lintas one way system yang diterapkan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat merupakan langkah strategis yang bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran. Melalui kebijakan ini, kepolisian mengajak masyarakat untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas, mematuhi arahan petugas, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan mudik yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Sumatera Barat.

TIM RMO

Rabu, 11 Maret 2026

Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq Tegaskan Pentingnya Disiplin Berlalu Lintas Saat One Way Diberlakukan

SUMBAR | Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelancaran dan keselamatan arus lalu lintas di wilayah Ranah Minang. Melalui pengawasan langsung di lapangan, Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H memimpin peninjauan jalur one way di ruas tol Sumatera Barat yang menghubungkan wilayah Padang Pariaman hingga Kota Padang.

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari langkah strategis memastikan rekayasa lalu lintas berjalan efektif dan mampu mengurai kepadatan kendaraan. Kehadiran langsung Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq di lapangan menunjukkan keseriusan jajaran Ditlantas Polda Sumbar dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pengguna jalan.

Dalam kegiatan tersebut, Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq memantau sejumlah titik strategis yang menjadi jalur utama pergerakan kendaraan. Ia juga memastikan kesiapan personel di lapangan yang bertugas melakukan pengaturan arus lalu lintas agar tetap aman, tertib, dan lancar.

Tidak hanya melakukan pemantauan, Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq juga memberikan arahan langsung kepada anggota di lapangan. Ia menekankan pentingnya koordinasi yang solid antar personel agar setiap potensi kepadatan dapat segera diantisipasi dengan langkah cepat dan tepat.

Menurut Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, rekayasa lalu lintas berupa sistem one way merupakan salah satu solusi efektif untuk mengatur arus kendaraan pada jalur tertentu. Namun demikian, keberhasilan sistem tersebut juga sangat bergantung pada kedisiplinan pengguna jalan dalam mematuhi aturan lalu lintas.

Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama bagi jajaran Ditlantas Polda Sumbar. Oleh karena itu, setiap pengaturan lalu lintas yang diterapkan selalu melalui perencanaan matang dan evaluasi berkelanjutan di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq juga melakukan patroli menyusuri ruas jalan tol untuk melihat langsung kondisi arus kendaraan. Dari hasil pemantauan sementara, pelaksanaan one way dinilai mampu membantu menjaga kelancaran pergerakan kendaraan di jalur tersebut.

Selain memantau kondisi lalu lintas, Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq turut berdialog dengan sejumlah personel yang bertugas di pos pengamanan. Ia mengingatkan agar seluruh anggota tetap siaga serta memberikan pelayanan humanis kepada masyarakat yang melintas.

Dirlantas Polda Sumbar itu juga mengimbau para pengendara untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Dengan kepatuhan masyarakat, diharapkan potensi kecelakaan dapat diminimalisir dan perjalanan pengguna jalan tetap aman.

Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan bahwa upaya menjaga keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Polisi, pemerintah, serta masyarakat harus saling bersinergi dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas di jalan raya.

Langkah peninjauan langsung yang dilakukan Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq juga menjadi bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap sistem rekayasa lalu lintas di wilayah Sumatera Barat. Evaluasi tersebut penting agar setiap kebijakan yang diterapkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Sumbar berharap pengaturan lalu lintas di jalur tol dan jalan utama lainnya dapat terus berjalan optimal. Kehadiran Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq di tengah personel dan masyarakat menjadi simbol komitmen kuat kepolisian dalam memberikan rasa aman di jalan raya.


Catatan Redaksi: Upaya yang dilakukan Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq menunjukkan bahwa kepolisian hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Melalui pengawasan langsung, koordinasi lapangan, serta pendekatan humanis kepada pengguna jalan, Ditlantas Polda Sumbar terus berupaya memastikan keselamatan berlalu lintas sebagai bagian penting dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

TIM RMO

Senin, 09 Maret 2026

Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq Pastikan Arus Mudik Lebaran di Sumbar Aman dan Lancar

SUMBAR | Menjelang momentum arus mudik dan arus balik Lebaran 1447 Hijriah, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat mengambil langkah strategis demi menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan masyarakat. Melalui kebijakan pembatasan operasional angkutan barang di sejumlah jalur utama, aparat kepolisian berupaya mengurai potensi kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi setiap musim mudik.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H, menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pengaturan lalu lintas terpadu guna memberikan ruang yang lebih aman dan nyaman bagi para pemudik yang melintasi wilayah Sumatera Barat.

Menurutnya, peningkatan volume kendaraan pribadi dan angkutan penumpang saat musim mudik menjadi tantangan tersendiri bagi aparat di lapangan. Oleh karena itu, pembatasan operasional angkutan barang dinilai sebagai langkah efektif untuk mengurangi kepadatan di jalur-jalur utama yang menjadi lintasan para pemudik.

Pengaturan lalu lintas tersebut dijadwalkan mulai berlaku pada Jumat, 13 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB. Selama periode tersebut, kendaraan angkutan barang dengan kategori tertentu akan dibatasi operasionalnya di beberapa ruas jalan strategis di wilayah Sumatera Barat.

Adapun ruas jalan yang menjadi fokus pengaturan di antaranya jalur Padang – Padang Panjang – Bukittinggi hingga batas Provinsi Riau yang melintasi wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota, serta jalur Padang – Solok – Kiliran Jao hingga batas Provinsi Jambi di wilayah Kabupaten Dharmasraya.

Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq menjelaskan bahwa kedua jalur tersebut merupakan koridor utama yang setiap tahunnya mengalami lonjakan kendaraan cukup signifikan. Tanpa pengaturan yang tepat, kepadatan lalu lintas berpotensi meningkat dan dapat mengganggu kelancaran perjalanan masyarakat.

Ia juga mengimbau kepada para pengusaha angkutan barang serta para sopir truk untuk memahami dan mematuhi kebijakan tersebut. Kepatuhan terhadap aturan yang diberlakukan bukan hanya membantu kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga merupakan bentuk kontribusi nyata dalam menjaga keselamatan bersama.

Selain pembatasan operasional angkutan barang, jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat juga menyiapkan berbagai langkah pengamanan dan rekayasa lalu lintas. Penempatan personel di titik-titik rawan kemacetan serta pengawasan di jalur utama akan dilakukan secara intensif selama masa mudik dan arus balik berlangsung.

Menurut Kombes Pol Reza, keberhasilan pengamanan arus mudik tidak hanya bergantung pada kesiapan aparat, tetapi juga pada kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas. Dengan kerja sama yang baik antara masyarakat dan kepolisian, perjalanan mudik diharapkan dapat berlangsung aman, lancar, dan nyaman.

Ia juga mengingatkan para pemudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang, mulai dari kondisi kendaraan, kesehatan pengemudi, hingga mematuhi rambu-rambu lalu lintas selama perjalanan. Keselamatan, kata dia, harus menjadi prioritas utama bagi setiap pengguna jalan.

Momentum mudik Lebaran sendiri tidak hanya menjadi perjalanan pulang kampung semata, tetapi juga menjadi tradisi kebersamaan masyarakat Indonesia yang sarat makna. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat menjaga ketertiban dan keselamatan agar perjalanan menuju kampung halaman menjadi pengalaman yang menyenangkan.


Catatan Redaksi:

Kebijakan pembatasan operasional angkutan barang yang disampaikan oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat Kombes Pol H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam melindungi masyarakat selama musim mudik Lebaran. 

Polisi tidak hanya bertugas menegakkan hukum, tetapi juga memastikan keselamatan pengguna jalan melalui pengaturan lalu lintas yang terencana.

Dukungan masyarakat terhadap kebijakan ini menjadi kunci terciptanya perjalanan mudik yang aman, tertib, dan lancar bagi seluruh pengguna jalan.

TIM RMO

AKBP Agung Tribawanto Turun ke Jalan Bagikan Takjil, Warga Pasaman Barat Rasakan Kehangatan Ramadan Bersama Polri

PASAMAN BARAT | Suasana sore di depan Mapolres Pasaman Barat berubah menjadi lebih hangat ketika Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K. turun langsung memimpin kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat. Momentum Ramadan dimanfaatkan jajaran kepolisian untuk mendekatkan diri dengan warga melalui aksi sosial yang sederhana namun penuh makna.

Sejak menjelang waktu berbuka puasa, Kapolres bersama personel kepolisian telah bersiap di tepi jalan utama. Para pengendara roda dua, roda empat hingga pejalan kaki yang melintas disambut dengan senyum ramah sambil menerima paket takjil yang dibagikan langsung oleh Kapolres dan anggota.

Kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata bagaimana kepolisian hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga ikut merasakan suasana kebersamaan di tengah masyarakat. Dalam kegiatan itu, sebanyak 400 paket takjil disiapkan untuk dibagikan kepada warga yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

Kapolres AKBP Agung Tribawanto mengatakan bahwa Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat. Melalui kegiatan berbagi seperti ini, ia ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir untuk masyarakat dalam berbagai situasi.

Menurutnya, aksi berbagi takjil ini tidak sekadar memberikan makanan berbuka, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian serta sarana mempererat silaturahmi antara aparat kepolisian dan masyarakat yang dilayani.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Bhayangkari Cabang Pasaman Barat juga turut ambil bagian. Kehadiran para anggota Bhayangkari memberikan warna tersendiri dalam kegiatan sosial itu sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di bulan yang penuh berkah.

Ketua Bhayangkari Cabang Pasaman Barat bersama pengurus turut membantu membagikan paket takjil kepada masyarakat. Mereka menyapa langsung para pengendara yang berhenti sejenak untuk menerima paket berbuka puasa.

Di tengah kesibukan lalu lintas sore hari, suasana keakraban pun terasa ketika Kapolres dan personel kepolisian menyapa masyarakat satu per satu. Warga terlihat antusias menerima takjil sambil menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dari jajaran kepolisian.

Bagi Kapolres AKBP Agung Tribawanto, kegiatan seperti ini menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat. Ia menilai bahwa pendekatan humanis sangat penting untuk menciptakan hubungan yang harmonis sekaligus memperkuat kepercayaan publik.

Melalui kegiatan sosial selama Ramadan, jajaran Polres Pasaman Barat berkomitmen terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga keamanan dan penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang selalu siap berbagi dan peduli terhadap sesama.


Catatan Redaksi:

Kegiatan berbagi takjil yang dipimpin Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menunjukkan wajah humanis kepolisian yang hadir langsung di tengah masyarakat. Ramadan menjadi momentum mempererat hubungan antara aparat dan warga dalam semangat kepedulian dan kebersamaan.

TIM RMO

Sabtu, 07 Maret 2026

Ramadan Penuh Kepedulian, Kapolres Agung Tribawanto Ajak Personel Polres Pasbar Berbagi Takjil di Jalan Raya

PASAMAN BARAT | Datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah membawa nuansa haru dan harapan bagi masyarakat Pasaman Barat. Di tengah semangat menyambut bulan penuh ampunan itu, Kepala Kepolisian Resor Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Pasaman Barat Ny. Panca Agung dan jajaran, menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh lapisan masyarakat.

Ucapan tersebut bukan sekadar seremonial tahunan. Dalam pesan resminya, AKBP Agung Tribawanto menyampaikan doa dan harapan tulus agar Ramadan tahun ini menjadi momentum memperbaiki diri dan memperkuat keimanan. “Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 H. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah serta senantiasa mendapat keberkahan dan perlindungan Allah SWT,” ungkapnya.

Didampingi Ny. Panca Agung yang tampil penuh kehangatan, Kapolres menekankan bahwa Ramadan adalah waktu terbaik untuk introspeksi. Ia mengajak masyarakat menjadikan bulan suci sebagai ruang untuk menata hati, menjaga tutur kata, serta mempererat hubungan antarsesama. Menurutnya, kekuatan sosial masyarakat terletak pada persaudaraan dan kepedulian.

Suasana Ramadan di Pasaman Barat selalu menghadirkan dinamika tersendiri. Aktivitas masyarakat meningkat, mulai dari berburu takjil menjelang berbuka, pelaksanaan salat tarawih berjamaah, hingga berbagai kegiatan sosial keagamaan. Dalam kondisi tersebut, Polres Pasaman Barat memastikan kesiapan penuh seluruh personel untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa stabilitas kamtibmas menjadi prioritas utama agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk. Pengamanan tempat ibadah, patroli rutin di pusat keramaian, serta koordinasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat terus ditingkatkan sebagai langkah preventif.

Lebih jauh, Kapolres juga mengingatkan pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan. Ramadan, menurutnya, harus menjadi perekat persatuan, bukan justru membuka ruang perpecahan. Ia mengimbau masyarakat untuk menghindari provokasi, tidak mudah terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya, serta bijak dalam menggunakan media sosial.

Sementara itu, Ny. Panca Agung menyampaikan bahwa Bhayangkari Cabang Pasaman Barat siap berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial selama Ramadan. Program berbagi kepada masyarakat, kunjungan silaturahmi, serta kegiatan sosial lainnya menjadi wujud kepedulian dan empati terhadap sesama.

Bagi AKBP Agung Tribawanto, kepolisian bukan hanya institusi penegak hukum, tetapi juga bagian tak terpisahkan dari masyarakat. Ramadan menjadi momentum memperkuat nilai moral, integritas, dan kebersamaan antara Polri dan warga. Kedekatan emosional inilah yang diyakini mampu menciptakan rasa aman yang sesungguhnya.

Respons masyarakat pun mengalir positif. Ucapan dan komitmen yang disampaikan jajaran Polres Pasaman Barat dinilai sebagai bentuk perhatian nyata dan kedekatan humanis aparat kepolisian terhadap warganya. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa Polri hadir tidak hanya saat terjadi persoalan hukum, tetapi juga dalam momen spiritual dan sosial.

Menutup pesannya, AKBP Agung Tribawanto kembali mengajak seluruh masyarakat Pasaman Barat menjadikan Ramadan 1447 H sebagai bulan penuh keberkahan. Ia berharap kebersamaan yang terbangun mampu melahirkan lingkungan yang aman, damai, serta harmonis, sehingga setiap langkah ibadah berjalan dalam suasana yang tenteram dan penuh makna.


Catatan Redaksi:

Polisi hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja menjaga keamanan, menegakkan hukum dengan adil, serta membangun rasa aman melalui pendekatan humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Tujuannya adalah terciptanya kepercayaan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.

Wyndoee

Rabu, 18 Februari 2026

Momentum Ramadan 1447 H, AKBP Agung Tribawanto Perkuat Komitmen Kamtibmas di Pasaman Barat

PASAMAN BARAT | Datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah membawa nuansa haru dan harapan bagi masyarakat Pasaman Barat. Di tengah semangat menyambut bulan penuh ampunan itu, Kepala Kepolisian Resor Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Pasaman Barat Ny. Panca Agung dan jajaran, menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh lapisan masyarakat.

Ucapan tersebut bukan sekadar seremonial tahunan. Dalam pesan resminya, AKBP Agung Tribawanto menyampaikan doa dan harapan tulus agar Ramadan tahun ini menjadi momentum memperbaiki diri dan memperkuat keimanan. “Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 H. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah serta senantiasa mendapat keberkahan dan perlindungan Allah SWT,” ungkapnya.

Didampingi Ny. Panca Agung yang tampil penuh kehangatan, Kapolres menekankan bahwa Ramadan adalah waktu terbaik untuk introspeksi. Ia mengajak masyarakat menjadikan bulan suci sebagai ruang untuk menata hati, menjaga tutur kata, serta mempererat hubungan antarsesama. Menurutnya, kekuatan sosial masyarakat terletak pada persaudaraan dan kepedulian.

Suasana Ramadan di Pasaman Barat selalu menghadirkan dinamika tersendiri. Aktivitas masyarakat meningkat, mulai dari berburu takjil menjelang berbuka, pelaksanaan salat tarawih berjamaah, hingga berbagai kegiatan sosial keagamaan. Dalam kondisi tersebut, Polres Pasaman Barat memastikan kesiapan penuh seluruh personel untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa stabilitas kamtibmas menjadi prioritas utama agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk. Pengamanan tempat ibadah, patroli rutin di pusat keramaian, serta koordinasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat terus ditingkatkan sebagai langkah preventif.

Lebih jauh, Kapolres juga mengingatkan pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan. Ramadan, menurutnya, harus menjadi perekat persatuan, bukan justru membuka ruang perpecahan. Ia mengimbau masyarakat untuk menghindari provokasi, tidak mudah terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya, serta bijak dalam menggunakan media sosial.

Sementara itu, Ny. Panca Agung menyampaikan bahwa Bhayangkari Cabang Pasaman Barat siap berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial selama Ramadan. Program berbagi kepada masyarakat, kunjungan silaturahmi, serta kegiatan sosial lainnya menjadi wujud kepedulian dan empati terhadap sesama.

Bagi AKBP Agung Tribawanto, kepolisian bukan hanya institusi penegak hukum, tetapi juga bagian tak terpisahkan dari masyarakat. Ramadan menjadi momentum memperkuat nilai moral, integritas, dan kebersamaan antara Polri dan warga. Kedekatan emosional inilah yang diyakini mampu menciptakan rasa aman yang sesungguhnya.

Respons masyarakat pun mengalir positif. Ucapan dan komitmen yang disampaikan jajaran Polres Pasaman Barat dinilai sebagai bentuk perhatian nyata dan kedekatan humanis aparat kepolisian terhadap warganya. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa Polri hadir tidak hanya saat terjadi persoalan hukum, tetapi juga dalam momen spiritual dan sosial.

Menutup pesannya, AKBP Agung Tribawanto kembali mengajak seluruh masyarakat Pasaman Barat menjadikan Ramadan 1447 H sebagai bulan penuh keberkahan. Ia berharap kebersamaan yang terbangun mampu melahirkan lingkungan yang aman, damai, serta harmonis, sehingga setiap langkah ibadah berjalan dalam suasana yang tenteram dan penuh makna.


Catatan Redaksi:

Polisi hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja menjaga keamanan, menegakkan hukum dengan adil, serta membangun rasa aman melalui pendekatan humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Tujuannya adalah terciptanya kepercayaan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.

Wyndoee

Senin, 09 Februari 2026

Hari Pers Nasional 2026, AKBP Agung Tribawanto Apresiasi Peran Media dalam Edukasi Masyarakat

PASAMAN BARAT | Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada 9 Februari 2026 menjadi momentum reflektif bagi seluruh elemen bangsa, termasuk institusi Kepolisian. Di Kabupaten Pasaman Barat, peringatan HPN dimaknai sebagai ruang penghormatan terhadap peran strategis pers dalam menjaga keseimbangan demokrasi, menyuarakan kepentingan publik, serta membangun kesadaran kolektif masyarakat melalui informasi yang akurat dan bertanggung jawab.

Kepala Kepolisian Resor Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., bersama staf dan Bhayangkari menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Pers Nasional 2026 dengan mengusung tema nasional “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat.” Tema tersebut dinilai sejalan dengan semangat kebangsaan dan tantangan zaman yang menuntut pers tetap independen, profesional, dan beretika.

Dalam pandangan AKBP Agung Tribawanto, pers bukan sekadar penyampai informasi, melainkan bagian dari sistem sosial yang berperan penting dalam membentuk cara pandang publik. Melalui kerja jurnalistik yang jujur dan berimbang, pers turut menjaga iklim kondusif, mendorong partisipasi warga, serta mengawal jalannya pembangunan agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat.

Ia menegaskan bahwa hubungan Polri dan pers harus dibangun di atas dasar saling menghormati peran masing-masing. Polri membutuhkan pers sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat, sementara pers membutuhkan keterbukaan dan akuntabilitas institusi negara sebagai bahan kontrol sosial yang sehat.

Peringatan HPN 2026 juga dipandang sebagai pengingat akan pentingnya menjaga integritas di tengah derasnya arus informasi digital. AKBP Agung Tribawanto menilai, di era media sosial dan kecepatan informasi, tantangan terbesar pers adalah mempertahankan kepercayaan publik dengan tetap mengedepankan verifikasi, etika, dan tanggung jawab moral.

Menurutnya, pers yang sehat akan melahirkan ruang publik yang rasional. Ruang publik yang rasional akan mendorong stabilitas sosial, dan stabilitas sosial menjadi prasyarat penting bagi pertumbuhan ekonomi yang berdaulat dan berkeadilan. Dalam konteks itulah, peran pers menjadi sangat strategis bagi masa depan bangsa.

AKBP Agung Tribawanto juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini konsisten menyuarakan fakta, menyampaikan kritik secara konstruktif, serta ikut mengedukasi masyarakat. Ia menegaskan bahwa kritik yang dibangun di atas data dan niat baik merupakan bagian dari proses pendewasaan institusi.

Lebih jauh, ia menegaskan komitmen Polres Pasaman Barat untuk terus membuka ruang komunikasi dengan media. Transparansi, keterbukaan informasi publik, serta pelayanan yang humanis menjadi prinsip yang terus diperkuat dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Peringatan Hari Pers Nasional 2026 diharapkan tidak berhenti pada seremoni, melainkan menjadi penguat komitmen bersama antara pers dan aparat negara untuk menjaga demokrasi, memperkuat keadilan sosial, serta menumbuhkan optimisme publik di tengah berbagai tantangan bangsa.

Dengan semangat HPN 2026, Polres Pasaman Barat mengajak seluruh insan pers untuk terus menjadi penjaga akal sehat, penyambung suara rakyat, dan pilar penting dalam merawat persatuan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Catatan Redaksi:

Polisi hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja menjaga keamanan, menegakkan hukum dengan adil, serta membangun rasa aman melalui pendekatan humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Tujuannya adalah terciptanya kepercayaan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.

TIM RMO

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi